October 29, 2008

Ayo, Bekerjasama!

“Tidak ada peradaban besar yang bisa dibangun sendirian, sekalipun oleh orang yang hebat. Semua harus didukung dengan kerjasama, antara yang satu dengan yang lainnya.” Demikian dikatakan oleh Eep Syaifullah Fattah.

Kerjasama merupakan tindakan yang dibentuk atau dilakukan secara bersama untuk mencapai suatu tujuan. Cita-cita Indonesia Emas 2020 yang diusung ESQ Leadership Center memerlukan kerjasama sebagai salah satu dari Tujuh Budi Utama, selain jujur, tanggungjawab, visioner, disiplin, adil dan peduli.

Kerjasama yang terlaksana itu, tidak lain adalah sebuah upaya menyebarkan nilai-nilai 165 (Ihsan, Rukun Iman dan Rukun Islam), sebagai landasan moral yang dapat membangkitkan bangsa ini dari keterpurukan. Nilai-nilai itulah yang kemudian diharapkan dapat memberikan kesadaran pada diri seseorang untuk dapat berbuat yang terbaik dalam kehidupan, termasuk di bidang profesi. Hasilnya?

Spiritualitas meningkatkan produktivitas. Demikian yang diyakini oleh Presiden Direktur PT. Bukit Asam, Sukrisno. Hal itu dibuktikannya dengan pertumbuhan PTBA pada 2007 yang naik 57%, dengan total pencapaian Rp 760 milyar.

Sejak manajemen mengikutsertakan karyawannya dalam training ESQ pada 2005, produktivitas perusahaan pun meningkat. Kerjasama dengan ESQ yang dilakukan PTBA itu, jelas bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perusahaannya.

Demikian pula yang terjadi di Indosat. Meskipun belum pernah melakukan survei secara khusus, perusahaan telekomunikasi itu meyakini bahwa kinerja karyawan – yang tumbuh pasca mengikuti Training ESQ – memberikan dampak yang besar bagi perusahaan.

Persaingan yang tinggi di bidangnya tak membuat Indosat takut. Dan target perusahaan pun tercapai. Di semester pertama 2008, perusahaan yang terkenal dengan produk Mentari, IM3, Matrix dan Star One itu telah meraup laba bersih yang meningkat 25% dari sebelumnya.

Staf Divisi Sumber Daya Manusia PT. Newmont Nusa Tenggara (NNT), Eko Zani patut bernafas lega. Sejak mengikuti pelatihan ESQ, sedikit demi sedikit perilaku karyawannya pun mengalami perbaikan. “Tak lagi hura-hura ke café atau pub,” katanya. Yang ada adalah berlomba untuk melakukan kebaikan.

Semula, Zani cukup bingung menghadapi perilaku karyawan yang sering tak bertanggungjawab dan tidak disiplin dengan jam kerja. Bahkan, gaji yang nilainya sudah cukup besar pun seringkali masih dianggap tak cukup, sehingga mereka tak bersyukur dan menuntut pada perusahaan.

Kini, tak ada lagi pemandangan seperti itu di NNT. Mereka menyadari bahwa pekerjaan apa pun yang mereka lakukan adalah ibadah. Asmaul Husna dan lagu Demi Matahari yang mengudara melalui radio komunitas NNT —sebelumnya lagu dangdut— membuat para karyawan NNT semakin teringat akan suasana Training ESQ 165. Ikrar Tujuh Budi Utama pun menjadi tradisi baru NNT —saat pelaksanaan morning briefing— untuk terus mengingatkan dan menanamkan nilai-nilai moral tersebut dalam diri karyawan.

Pemandangan serupa terjadi pula di PT. Perkakas Rekadaya Nusantara (PRN). Sejak berdiri, pabrik metal yang berada di kawasan terpencil di Subang itu sudah menjadikan budaya ESQ sebagai budayanya.

Perusahaan milik Kordinator Wilayah Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ Jawa Barat, Djoni Rosadi itu meyakini, pengaruh ESQ mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Disiplin karyawan pun semakin meningkat. Semangat kerjasama yang tinggi di lingkungan PRN pun membawa pada sebuah keberhasilan: peningkatan produktifitas.

Peningkatan kualitas kerja karyawan dirasakan pula oleh Direktur Utama PT. Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, Riry Syeried Jetta. Ia meyakini, ESQ menjadikan jiwa para karyawannya lebih sehat. ”Dan di dalam jiwa yang sehat timbul semangat dan menjadi kuat,” katanya.

Demikian halnya yang terjadi di BNI 46. Peningkatan kualitas kerja dan penurunan drastis tingkat pelanggaran menjadi buah manis dari kerjasama BNI 46 dan ESQ, dengan training yang telah diikuti 3000 orang – dari 18.000 – karyawannya.

Buah manis kerjasama dengan ESQ lainnya adalah, meningkatnya hubungan yang harmonis antarkaryawan PT. Freeport Indonesia. Kesadaran hidup beragama dan kepedulian sosial di lingkungan PTFI pun meningkat pesat.

Untuk mengetahui respon masyarakat terhadap pelaksanaan Training ESQ, sejumlah riset pun dilakukan oleh Tim Arga Pillar ESQ. Salah satunya terhadap karyawan Bank DKI Syariah. Hasilnya, para karyawan Bank DKI Syariah yakin, pelatihan ESQ memengaruhi kinerjanya, dengan score 4, 2 dari angka tertinggi 5.

Survey PT. Arga Pilar ESQ mengenai keyakinan peserta akan dampak baik training ESQ, juga dilaksanakan di PT Newmont Nusa Tenggara. Dari empat angkatan training ESQ yang dilaksanakan, diperoleh rata-rata nilai tertinggi sebesar 4, 3 pada Juni lalu.
Perubahan dan perkembangan yang terjadi di perusahaan-perusahaan tersebut sudah selayaknya mendapatkan acungan jempol. Bukan hanya karena peningkatan materi semata, namun lebih pada penerapan prinsip moral yang terjadi di dalamnya. Prinsip-prinsip moral itulah yang kemudian dapat membuat bangsa ini maju. Menyiptakan sebuah peradaban yang besar di masa yang akan datang.

Memang, ESQ bukanlah satu-satunya faktor dari pertumbuhan yang terjadi. Tentu ada program-program unggulan yang diterapkan oleh manajemen perusahaan, yang juga mampu meningkatkan kinerja para karyawannya. Tapi setidaknya, semangat bekerjasama dengan ESQ, dapat menjadikan mereka lebih memahami: Bekerja adalah sebuah pengabdian kepada Allah SWT.

Ayo, bekerjasama! Karena sesungguhnya di dalam kerja sama ada tolong-menolong. Dan dengan bekerjasama, maka akan tercipta bangunan yang kokoh, dengan kekuatan yang lebih maksimal. Karena “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berjuang dijalanNya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka suatu bangunan yang tersusun kokoh.

Sumber : ESQ Magazine

0 komentar: