Training ESQ Profesional inhouse Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) angkatan 1 berlangsung Sabtu - Minggu (17-18/10), yang dipandu trainer, Abdul Jabir Uksim dengan peserta berjumlah 186, di Menara 165, Cilandak Timur, Jakarta. BRI Syariah merupakan anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang melayani kebutuhan perbankan dengan menggunakan prinsip syariah. Bermula dari BRI yang mendapat ijin Bank Indonesia mengubah kegiatan usaha bank umum konvensional menjadi bank umum yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah. Maka pada 17 November 2008, lahirlah bank umum syariah yang diberi nama BRI Syariah. Direktur BRI Syariah, Ventje Rahardjo mengungkapkan tujuannya diadakan training ESQ bagi BRI Syariah untuk membangun budaya perusahaan yang dapat bersaing di dunia perbankan. “Bukan saja di dunia perbankan syariah, tetapi di dunia perbankan secara keseluruhan, karena kita suatu hari juga harus bersaing dengan non syariah.” Tambahnya, sebagai sebuah institusi baru hal ini menimbulkan heterogenitas yang sangat tinggi, karena banyak pihak yang menempatkan posisi tertentu di perusahaan. Dibutuhkan sesuatu yang dapat menyatukan visi misi perusahaan, salah satunya dengan training ESQ. “Kita pilih ESQ, karena ada saja anggota baru, jadi mereka saling berkenalan, kemudian untuk mempercepat komunikasi antara mereka dan kalau komunikasi baik diharapkan dalam bekerja menjadikan segala sesuatu untuk tujuan bersama,” kata Ventje yang juga sebagai peserta. Peserta, Retno Harjanti mengungkapkan, training ESQ menyadarkan dirinya yang harus dicintai adalah Allah dan merasakan dirinya tidak ada apa-apanya tanpa pertolongan Allah.
Training ESQ bermanfaat bagi BRI Syariah, karena membantu teman-teman di perusahaan saling bekerja sama untuk mencapai tujuan perusahaan. Dirinya mendukung pernyataan Ventje Rahardjo yang mengatakan BRI Syariah harus dapat bersaing di dunia perbankan. “Harus dapat bersaing dengan bank syariah maupun non syariah,” katanya yang juga sebagai Service Quality Manager, BRI Syariah. Alfian Noor yang juga peserta mengatakan, ESQ membangkitkan motivasi agar bekerja dapat dijadikan sebagai ibadah dan mengaktualisasikan nilai-nilai spiritual agar dapat diterapkan tidak hanya dalam pekerjaan, tapi dalam kehidupan sehari-hari.
(www.esqmagazine.com)

0 komentar:
Post a Comment